Selain Kawah Ijen dan deretan pantainya, Banyuwangi juga menyimpan air terjun-air terjun cantik yang belum banyak terekspos wisatawan. Lokasinya yang tersembunyi di antara perkebunan dan hutan lindung justru membuat suasana di sekitarnya masih sangat asri dan tenang. Berikut adalah 3 rekomendasi air terjun tersembunyi di Banyuwangi yang cocok buat kamu yang ingin liburan dengan nuansa yang lebih sepi dan alami.
1. Air Terjun Jagir: Tiga Aliran Air dalam Satu Kawasan
Terletak di Dusun Kampung Anyar, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, air terjun ini jadi salah satu permata tersembunyi yang mulai banyak dicari wisatawan. Keunikannya sulit ditemukan di tempat lain.
Tiga Air Terjun dalam Satu Kawasan
Keunikan utama Jagir adalah adanya tiga air terjun dalam satu area. Dua di antaranya dikenal sebagai “air terjun kembar” yang letaknya berdampingan, sementara satu lagi berjarak sekitar 300 meter dengan ketinggian yang berbeda. Pemandangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Akses yang Ramah Wisatawan
Meski suasananya masih alami, jalur menuju Jagir tergolong mudah dan dekat dari akses jalan utama. Kemudahan ini menjadikannya cocok untuk keluarga maupun wisatawan yang baru pertama kali mencoba trekking ringan.
Spot Foto Favorit
Kombinasi dua aliran air yang berdampingan membuat Jagir jadi salah satu lokasi favorit untuk berfoto dengan latar alam yang masih hijau dan asri. Banyak pengunjung yang datang khusus untuk mengabadikan momen di sini.
2. Air Terjun Lider: Sensasi Trekking Menantang di Tengah Hutan Lindung
Buat wisatawan yang mencari sensasi trekking lebih menantang, Air Terjun Lider adalah jawabannya. Destinasi ini menawarkan pengalaman petualangan yang tak terlupakan bagi para pecinta alam.
Perjalanan yang Menantang
Untuk sampai ke lokasi, wisatawan perlu menyeberangi sungai sebanyak tujuh kali sekaligus menembus kawasan hutan lindung. Perjalanan yang cukup ekstrem ini menjadikannya salah satu air terjun paling tersembunyi di Banyuwangi.
Dikelilingi Tebing Batu Tinggi
Lokasinya yang diapit tebing berbatu tinggi menciptakan suasana dramatis sekaligus menegaskan kesan “hidden gem” yang belum banyak dijamah. Pemandangan ini terasa begitu autentik dan jauh dari keramaian.
Empat Air Terjun Kecil di Sekitarnya
Selain air terjun utama, kawasan ini juga memiliki empat air terjun kecil lain di sekitarnya. Keberagaman ini membuat area tersebut semakin menarik untuk dijelajahi bagi pecinta petualangan alam.
3. Air Terjun Kembar Arum: Kolam Alami Luas di Lereng Gunung Raung
Berada di lereng Gunung Raung, Kecamatan Songgon, air terjun ini menawarkan udara sejuk khas pegunungan yang menyegarkan. Suasana alamnya yang asri menjadi pelepas penat yang sempurna.
Lebih dari Satu Aliran Air
Sesuai namanya, Kembar Arum memiliki lebih dari satu aliran air terjun yang jatuh berdampingan. Pemandangan yang unik dan jarang ditemukan di tempat lain ini menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.
Kolam Alami yang Luas
Di bagian bawah air terjun terdapat kolam alami yang cukup luas dan tertata rapi. Wisatawan bisa langsung berenang menikmati kesegaran airnya yang jernih dan menyegarkan setelah seharian beraktivitas.
Suasana Sejuk Lereng Gunung Raung
Lokasinya yang berada di kaki Gunung Raung membuat suhu udara di sekitar area ini terasa lebih sejuk dibanding destinasi air terjun lain di dataran rendah. Kesejukan ini menambah kenyamanan saat menikmati keindahan alam.
Tips Berkunjung ke Air Terjun Tersembunyi
Karena berada di area yang belum sepenuhnya berkembang sebagai destinasi wisata utama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Gunakan alas kaki yang tidak licin karena medan menuju lokasi biasanya berbatu dan basah. Sepatu trekking atau sandal gunung sangat disarankan untuk keamanan
-
Datang saat musim kemarau atau setelah beberapa hari tidak hujan agar debit air tidak terlalu deras dan air lebih jernih. Kondisi ini juga membuat jalur trekking lebih aman
-
Bawa baju ganti, handuk, dan perlengkapan pribadi karena fasilitas di sekitar lokasi masih terbatas, terutama di Air Terjun Lider yang masih sangat alami
-
Gunakan jasa pemandu atau warga lokal, khususnya untuk jalur menuju Lider yang memerlukan penyeberangan sungai berkali-kali. Mereka tahu jalur teraman dan terbaik
Waktu Terbaik Berkunjung
Musim kemarau antara April hingga Oktober menjadi waktu paling ideal untuk mengunjungi ketiga air terjun ini. Jalur trekking lebih kering dan debit air lebih bersahabat untuk dinikmati. Pilihlah waktu yang tepat agar pengalaman petualanganmu benar-benar menyenangkan dan aman.
Ketiga air terjun ini membuktikan bahwa pesona Banyuwangi tidak berhenti di destinasi populer saja. Dari kemudahan akses Jagir, sensasi menantang Lider, hingga kesegaran kolam Kembar Arum, ketiga air terjun tersembunyi ini bisa jadi pilihan tepat buat kamu yang ingin merasakan sisi lain Banyuwangi yang lebih tenang dan alami. Selamat berpetualang!





