Private Trip One Day Tour Banyuwangi – Paket A (Djawatan – Alas Purwo – G land)

Private Trip One Day Tour Banyuwangi – Paket A (Djawatan – Alas Purwo – G land)

Paket A  (Destinasi Hutan Djawatan & Alas Purwo G – Land)

ITINERARY : 

  • 08.00 Penjemputan di Bandara Blimbingsari/Hotel/Stasiun sesuai mepo (meeting point) yang sudah di sepakati-bersama
  • 09.30 Destinasi pertama De Jawatan Benculuk, menikmati keindahan hutan trembesi usia ratusan tahun yang mirip dengan setting film Lord of The Rings
  • 10.45 Destinasi kedua Menuju ALAS PURWO
  • 12.00 Makan siang local resto
  • 13.00 Explore Alaspurwo
  • 13.30 Perjalanan Alas Purwo dan Gland menggunakan Tropper 4×4
  • 14.00 Destinasi keTiga G land dan Pancur
  • 15.00 Kembali Mepo Awal
  • 16.00 Perjalanan kembali keBanyuwangi kota
  • 18.00 Makan Malam local resto
  • 20.00 Drop sesuai mepo (meeting point) yang sudah di sepakati bersama

*Minimal 2 Pax

INCLUDE:

  • Private Transport (Driver Guide, BBM, Parking fee)
  • Tiket masuk objek wisata
  • Jeep 4×4 Alas purwo
  • Makan Siang dan Malam
  • Air mineral selama tour 1X

EXCLUDE:

  • Akomodasi menginap di Hotel
  • Keperluan pribadi (tips Driver & guide, bar, dan belanja)
  • Optional Tour Tambahan / Perubahan
  • Travel insurance

*Banyaknya Destinasi di tiap trip salah satu Option dan apabila waktu tidak memungkinkan bisa Split dan memangkas destinasi

HARGA :

Akomodasi Avanza / Ertiga (untuk Innova Reborn +78K / Pax)

  • 2 pax: 1.237.000/pax
  • 3 pax: 981.000/pax
  • 4 pax: 887.000/pax
  • 5 pax: 800.000/pax
  • Akomodasi Hi Ace
  • 6 pax: 830.000/pax
  • 7 pax: 761.000/pax
  • 8 pax: 712.000/pax
  • 9 pax: 678.000/pax
  • 10 pax: 658.000/pax

*Peserta +10 Orang bisa Chat Admin

Additional :

  • Drone + Pilot : 1.750.000/hari
  • Fotographer : 850.000/hari
  • Vidio Grafer : 1.200.000/Hari
  • Trooper : IDR 850,000 / mobil / 3 jam
  • Land Rover : IDR 1,300,000 / mobil / 3 jam
  • VW Combi : IDR 1,450,000 / mobil / 3 jam

*Harga belum termasuk Ijin masuk
*Harga belum termasuk Peak season, High Season (charge 5-10%)

Catatan :

*Banyaknya Destinasi di tiap trip salah satu Option dan apabila waktu tidak memungkinkan bisa Split dan memangkas destinasi

Ketentuan Pembayaran :

  • DP Minimal 50% dari Jumlah Biaya Tour Sebagai Tanda Jadi.
  • Pelunasan Maksimal H-1 Pelaksanaan Program Tour.
  • Pembatalan Program H-5 sd H-1 Uang DP Hangus

Bluefireindonesia.com berhak membatalkan trip dengan pertimbangan tertentu diluar kemampuan kami, misalnya faktor Alam, Pandemi dsbg nya diluar kemampuan kami dan DP akan kami kembalikan setelah Pemotongan pajak & Admin.
Peserta dianggap mengerti dan menyetujui segala ketentuan yang disebutkan di atas.

📣 More Info :
PT.Blue Fire Indonesia
Blue Fire Indonesia
Tlp/sms/WA : 0823 5950 2323
Instagram & TikTok : @bluefire.indonesia
Email : bfireindonesia@gmail.com
www.bluefireindonesia.com
🙏 Terima kasih, dan sampai jumpa di perjalanan berikutnya!

 

Taman Nasional Alas Purwo Daya Tarik Pariwisata Banyuwangi

Taman Nasional Alas Purwo Daya Tarik Pariwisata Banyuwangi

Taman Nasional Alas Purwo adalah taman nasional yang terletak di bagian timur pulau Jawa, Indonesia. Taman nasional ini mencakup sekitar 141.000 hektar dan terkenal dengan keindahan alam yang menakjubkan dan warisan budaya yang kaya. Taman nasional juga merupakan rumah bagi beragam spesies satwa liar, termasuk monyet, rusa, dan berbagai spesies burung.

Nama “Alas Purwo” berarti “hutan pertama” dalam bahasa setempat, dan dipercayai sebagai salah satu hutan tertua di dunia. Ekosistem unik taman nasional termasuk hutan hujan tropis hijau, hutan mangrove, savana padang rumput, dan pemandangan indah pantai dan terumbu karang.

sadengan alaspurwo credit to bagusreza from twitter
sadengan alaspurwo credit to bagusreza from twitter

Salah satu daya tarik park ini adalah populasi monyet. Monyet ini hidup di taman nasional selama berabad-abad dan dianggap sebagai bagian penting dari budaya dan tradisi setempat. Pengunjung taman nasional dapat melihat monyet di habitat alam mereka dan belajar tentang upaya untuk melindungi mereka.

Selain monyet, Taman Nasional Alas Purwo juga rumah bagi beberapa spesies satwa liar lainnya, termasuk rusa dan berbagai spesies burung. Ekosistem beragam taman nasional menyediakan habitat bagi hewan ini, dan pengunjung sering dapat melihat mereka saat berjalan melalui hutan atau di sepanjang pantai.

sadengan alaspurwo credit to bagusreza from twitter
sadengan alaspurwo credit to bagusreza from twitter

Taman nasional juga terkenal karena warisan budayanya. Masyarakat setempat telah hidup di area tersebut selama berabad-abad dan memiliki sejarah dan warisan budaya yang erat terkait dengan ekosistem taman nasional. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah dan budaya ini dengan mengunjungi desa setempat dan berbicara dengan warganya.

Pengunjung Taman Nasional Alas Purwo dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, termasuk berhiking, menonton satwa liar, dan berkemah di pantai. Taman nasional menawarkan beberapa jalur hiking yang berkeliling melalui hutan hijau dan menawarkan pemandangan indah pantai. Pengunjung juga dapat bergabung dalam tur yang dipandu oleh ahli setempat, yang memberikan wawasan tentang ekosistem unik dan satwa liar taman nasional.

Taman Nasional Alas Purwo adalah taman nasional yang terletak di bagian timur pulau Jawa, Indonesia. Taman nasional ini mencakup sekitar 141.000 hektar dan terkenal dengan keindahan alam yang menakjubkan dan warisan budaya yang kaya. Taman nasional juga merupakan rumah bagi beragam spesies satwa liar, termasuk monyet, rusa, dan berbagai spesies burung.

Nama “Alas Purwo” berarti “hutan pertama” dalam bahasa setempat, dan dipercayai sebagai salah satu hutan tertua di dunia. Ekosistem unik taman nasional termasuk hutan hujan tropis hijau, hutan mangrove, savana padang rumput, dan pemandangan indah pantai dan terumbu karang.

Salah satu daya tarik park ini adalah populasi monyet. Monyet ini hidup di taman nasional selama berabad-abad dan dianggap sebagai bagian penting dari budaya dan tradisi setempat. Pengunjung taman nasional dapat melihat monyet di habitat alam mereka dan belajar tentang upaya untuk melindungi mereka.

Selain monyet, Taman Nasional Alas Purwo juga rumah bagi beberapa spesies satwa liar lainnya, termasuk rusa dan berbagai spesies burung. Ekosistem beragam taman nasional menyediakan habitat bagi hewan ini, dan pengunjung sering dapat melihat mereka saat berjalan melalui hutan atau di sepanjang pantai.

Taman nasional juga terkenal karena warisan budayanya. Masyarakat setempat telah hidup di area tersebut selama berabad-abad dan memiliki sejarah dan warisan budaya yang erat terkait dengan ekosistem taman nasional. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah dan budaya ini dengan mengunjungi desa setempat dan berbicara dengan warganya.

Pengunjung Taman Nasional Alas Purwo dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, termasuk berhiking, menonton satwa liar, dan berkemah di pantai. Taman nasional menawarkan beberapa jalur hiking yang berkeliling melalui hutan hijau dan menawarkan pemandangan indah pantai. Pengunjung juga dapat bergabung dalam tur yang dipandu oleh ahli setempat, yang memberikan wawasan tentang ekosistem unik dan satwa liar taman nasional.

Sadengan Alas Purwo: Savana Eksotis di Ujung Timur Jawa

Sadengan Alas Purwo: Savana Eksotis di Ujung Timur Jawa

Di dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, terdapat sebuah sabana luas bernama Sadengan. Dengan area mencapai 84 hektar, savana ini kerap disebut sebagai “Little Africa” karena menghadirkan pemandangan padang rumput yang eksotis lengkap dengan satwa liarnya.

Sadengan menjadi magnet bagi wisatawan, termasuk pelancong dari berbagai negara seperti Prancis, Australia, hingga Swedia. Selain itu, kawasan ini juga pernah digunakan sebagai lokasi syuting untuk berbagai program TV Adventure Indonesia, memperlihatkan keindahan Banyuwangi yang mendunia.

Rumah Satwa Liar Banyuwangi

Sadengan merupakan habitat alami bagi beragam satwa khas Jawa. Beberapa di antaranya adalah banteng, rusa, hingga burung merak yang sering terlihat mencari makan di padang rumput. Data tahun 2012 mencatat bahwa populasi banteng (Bos javanicus) di Sadengan mencapai 125 ekor, menjadikan tempat ini dijuluki sebagai “Padang Rumput Banteng.”

Wisata Banyuwangi yang Tak Terlupakan

Mengunjungi Sadengan memberi pengalaman serupa safari alam. Wisatawan dapat melihat langsung satwa liar dari menara pandang yang tersedia, sembari menikmati suasana tenang savana yang luas. Destinasi ini biasanya dikombinasikan dalam paket wisata Banyuwangi, bersama kunjungan ke Kawah Ijen dengan fenomena bluefire, Pantai Pulau Merah, dan destinasi lain di sekitar Alas Purwo.

Kesimpulan

Sadengan Alas Purwo adalah salah satu permata wisata Banyuwangi yang memadukan keindahan alam dan kekayaan fauna. Bagi pecinta alam dan fotografi satwa liar, savana ini merupakan destinasi wajib ketika menjelajahi Banyuwangi.